SELAMAT DATANG "WELCOME" SUGENG RAWUH
Ikutilah!!! Training dan Workshop Fikih Muamalah on Islamic Banking and Finance Level Intermediate /////// Training Notaris: Aspek Legal dan Kontrak-kontrak produk perbankan syariah 28-29 November 2012 //////// Training Hybrid Contracts pada Produk Perbankan dan Keuangan Syariah Tanggal 24 November 2012

Jumat, 10 Juli 2009

JK Pasti 'Pulang Kampung', Tapi Bukan untuk Berbisnis

Jumat, 10/07/2009 13:46 WIB

JK Pasti 'Pulang Kampung', Tapi Bukan untuk Berbisnis
Hery Winarno - detikPemilu


Foto: Dokumen detikcom
Jakarta - Meskipun hasil pemilu belum final, Jusuf Kalla (JK) dipastikan kalah telak. JK memilih pulang kampung.

"Pulang kampung maksudnya kembali ke habitatnya, tapi yang jelas Pak JK tidak akan kembali mengurusi bisnisnya," ujar anggota Tim Sukses JK-Wiranto, Indra J Pilliang, saat ditemui wartawan di kantor DPD RI, Senayan, Jakarta, Jumat (10/7/2009).

Menurut Indra, pulang kampung yang dimaksudkan bukan secara harfiah atau secara fisik kembali ke daerah asalnya di Makassar. Tapi pulang kampung dalam artian mengabdikan diri untuk isu perdamaian dan pendidikan.

"Menurut saya Pak JK akan tetap konsisten, dia akan kembali mengurusi mesjid, pendidikan, perdamaian dan pulang kampung," jelas Indra.

Terkait dengan isu adanya desakan agar JK dilengserkan dari Ketua Umum Golkar, Indra langsung membantahnya. "Sejak awal Pak JK memang tidak ingin lagi menjadi Ketua Umum Partai Golkar, baik hasilnya kalah maupun menang," ungkap Indra.

Indra juga menambahkan, sosok seperti JK sebaiknya dijadikan utusan untuk mengurusi masalah perdamaian. Apalagi sepanjang sejarah jabatan wakil presiden, kiprah JK dinilai hampir sama baiknya dengan Bung Hatta.

"Kalau diizinkan siapa pun presiden terpilihnya, Pak JK pantas menjadi utusan khusus mengatasi masalah perdamaian. Karena Pak JK punya kemampuan itu. Pak JK adalah wapres terbaik setelah Hatta," pungkasnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

AGENDA

TRAINING Hybrid Contract pada Produk Perbankan Syariah, 18 Februari 2012