(inilah.com/Agus Priatna)
INILAH.COM, Jakarta - Untuk meningkatkan penetrasi market keuangan syariah, pemerintah harus melakukan take over salah satu Bank BUMN untuk dijadikan bank syariah.
Hal tersebut dikatakan Handi Risza Idris, staf pengajar studi Timur Tengah dalam diskusi 'Publik Meneropong Prospek Ekonomi Syariah Pasca Pilpres 2009' yang diselenggarakan BEM FISIP UI dan INILAH.COM, di Gedung IASTH UI Salemba Jakarta, Kamis (18/6).
"Terobosan seharusnya pemerintah take over satu perusahaan BUMN dan digunakan sebagai bank syariah sebagai lokomotif menjadi gerbang ekonomi syariah," ujarnya.
Lanjutnya, Bank Umum syariah baru ada tiga di Indonesia. Namun Bank Mandiri Syariah yang termasuk di dalamnya bukan punya pemerintah meski sebagian besar sahamnya dimiliki pemerintah. "Bank Mandiri Syariah bukan milik pemerintah," katanya.
Ia menambahkan, untuk menggerakkan sektor riil, penyaluran pinjaman UKM difokuskan ke perbankan syariah. Menurut Handi, penyaluran kepada UKM menjadi ceruk pasar yang prospektif untuk menggerakkan ekonomi syariah. [war/cms]
Tidak ada komentar:
Posting Komentar