

GP Catalunya
Rossi Pecundangi Lorenzo di Tikungan Terakhir
Penulis : Widhoroso
AFP/LLUIS GENE
MONTMELO--MI: Jorge Lorenzo gagal mewujudkan ambisi menjadi juara di negara sendiri. Dalam ajang MotoGP Catalunya, Minggu (14/6), Lorenzo harus mengakui ketangguhan Valentino Rossi.
Dalam lomba yang berlangsung sengit antara kedua pembalap tim Fiat Yamaha tersebut, Rossi mempecundangi Lorenzo di tikungan terakhir sebelum garis finis. Bagi Rossi, ini merupakan kemenangan kedua di musim balap tahun 2009.
Posisi ketiga ditempati pembalap Ducati, Casey Stoner. Sedangkan peringkat empat dan lima diduduki pembalap tim Repsol Honda, Andrea Dovizioso.
Hasil di GP Catalunya membuat persaingan memperebutkan juara dunia tahun ini makin ketat. Saat ini Rossi, Lorenzo, dan Stoner, sama-sama telah memiliki nilai 106 dari enam lomba yang telah digelar.
GP Catalunya tahun ini memang didominasi duel menegangkan antara Rossi dengan Lorenzo. Walau berada di satu tim, keduanya sama sekali tidak mau mengalah. Sejak start, Lorenzo yang ada di posisi pertama dan Rossi yang ada di posisi dua langsung terlibat duel. Sementara Stoner gagal mengimbangi keperkasaan motor Yamaha yang ditunggangi kedua pesaingnya tersebut.
Lorenzo sempat memimpin lomba di lap-lap awal sebelum Rossi menyusulnnya. Sepuluh lap menjelang finis, Lorenzo kembali mampu mengambil pimpinan lomba. Namun, Lorenzo gagal mempertahankan posisi nomor satu hingga finis. Kesalahan Lorenzo yang memberikan celah di tikungan terakhir, dimanfaatkan Rossi dengan baik dan membawanya menjadi juara.
"Saya sama sekali tidak menyangka ia akan menyusul di tikungan tersebut. Ia lebih nekat dibanding saya dan pantas menang," jelas Lorenzo. (Rtr/OL-06)
Dalam lomba yang berlangsung sengit antara kedua pembalap tim Fiat Yamaha tersebut, Rossi mempecundangi Lorenzo di tikungan terakhir sebelum garis finis. Bagi Rossi, ini merupakan kemenangan kedua di musim balap tahun 2009.
Posisi ketiga ditempati pembalap Ducati, Casey Stoner. Sedangkan peringkat empat dan lima diduduki pembalap tim Repsol Honda, Andrea Dovizioso.
Hasil di GP Catalunya membuat persaingan memperebutkan juara dunia tahun ini makin ketat. Saat ini Rossi, Lorenzo, dan Stoner, sama-sama telah memiliki nilai 106 dari enam lomba yang telah digelar.
GP Catalunya tahun ini memang didominasi duel menegangkan antara Rossi dengan Lorenzo. Walau berada di satu tim, keduanya sama sekali tidak mau mengalah. Sejak start, Lorenzo yang ada di posisi pertama dan Rossi yang ada di posisi dua langsung terlibat duel. Sementara Stoner gagal mengimbangi keperkasaan motor Yamaha yang ditunggangi kedua pesaingnya tersebut.
Lorenzo sempat memimpin lomba di lap-lap awal sebelum Rossi menyusulnnya. Sepuluh lap menjelang finis, Lorenzo kembali mampu mengambil pimpinan lomba. Namun, Lorenzo gagal mempertahankan posisi nomor satu hingga finis. Kesalahan Lorenzo yang memberikan celah di tikungan terakhir, dimanfaatkan Rossi dengan baik dan membawanya menjadi juara.
"Saya sama sekali tidak menyangka ia akan menyusul di tikungan tersebut. Ia lebih nekat dibanding saya dan pantas menang," jelas Lorenzo. (Rtr/OL-06)

CETAK
KIRIM
FACEBOOK
Tidak ada komentar:
Posting Komentar